Tampilkan postingan dengan label #bridgingcourse. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label #bridgingcourse. Tampilkan semua postingan
0

RUN LOLA RUN

          Tom Tykwer merupakan seorang sutradara, penulis naskah, sekaligus komposer film asal Jerman. Film pertamanya ditayangkan pada tahun 1990 dengan judul Because yang merupakan film pendek. Sejak tahun 1990, Tom Tykwer telah berpartisipasi dalam pembuatan 13 film. Selain sebagai sutradara dalam pembuatan film-film tersebut, ia juga berkontribusi sebagai penuis naskah ataupun komposer.
0

MASIH ADAKAH TEMPAT PUBLIK BEBAS IKLAN


  Semua orang pasti tidak akan kaget ketika sedang berhenti di perempatan lalu melihat iklan sebuah kartu perdana di lukis di tembok-tembok pinggir jalan atau dengan poster-poster yang ditempel disepanjang jalan. Mungkin sebagian dari pengguna jalan menganggap hal tersebut biasa saja, atau malah tidak memperhatikan jika di tempat tersebut terdapat iklan seperti gambar di atas. Namun demikian, sebagian lain dari pengguna jalan tersebut merasa tidak nyaman dengan adanya iklan-iklan tersebut.
0

WAYANG, MEDIA KOMUNIKASI KLASIK NAMUN UNIVERSAL


#bridgingcourse11

            Indonesia merupakan negara yang memiliki banyak suku bangsa dengan berbagai macam kebudayaan. Dari ujung Timur sampai ujung Barat wilayah Republik Indonesia memiliki kebudayaan khas daerahnya sendiri. Tidak terkecuali dengan wayang. Wayang merupakan salah  satu kebudayaan khas daerah Jawa khususnya daerah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Wayang sebagai hasil prestasi puncak masa lalu leluhur di Jawa patut dijadikan milik bersama yang tidak henti-hentinya memukau perhatian orang di dalam maupun di luar negeri (Guritno, 1988:7). Seni sekaligus kebudayaan wayang ini dikenal di hampir seluruh pelosok negeri Indonesia.  Dunia internasional juga sudah mengakui bahwa wayang merupakan kesenian asli dari Indonesia. Hal ini terbukti dengan adanya pengakuan dari UNESCO kepada pemerintah Indonesia bahwa wayang telah dipatenkan dan diakui sebagai kesenian asli dari Indonesia.
            Media tradisional adalah media komunikasi yang menggunakan seni pertunjukan tradisional, yang lahir dan berkembang di tengah masyarakat pedesaan (Kementrian Komunikasi dan Informatika, 2011:2). Wayang merupakan salah satu kesenian, kebudayaan sekaligus pertunjukan tradisional yang lahir dan berkembang di tengah-tengah masyarakat pedesaan di daerah Jawa, oleh karena itu dapat dikatakan wayang merupakan salah satu jenis media tradisional. Seni pertunjukan wayang sebagai media tradisional tidak hanya terdiri dari satu jenis wayang, wayang yang termasuk dalam media tradisional memiliki bermacam-macam jenis, antara lain Wayang Kulit, Wayang Klithik, Wayang Thengul, Wayang Topeng, Wayang Orang, Wayang Suluh, Wayang Jemblung, Wayang Kancil, dan Wayang Bali. Wayang sebagai seni pertunjukan telah disebutkan berfungsi sebagai salah satu media tradisional yang meliputi fungsi sebagai media komunikasi atau penyampai informasi, dan media pengajaran yang tetap mempertahankan sifat klasiknya namun mengandung nilai-nilai universal.
0

MENGUAK KEBENARAN 2012


#bridgingcourse10

            Kalender Suku Maya yang menyebutkan bahwa pada tanggal 21 Desember 2012 akan terjadi kiamat memang membuat banyak orang ketakutan. Banyak orang yang mempercayai hal tersebut dan melakukan berbagai tindakan untuk mempersiapkan kiamat tersebut. Mereka yang mempercayai kiamat akan terjadi pada tanggal 21 Desember nanti terkadang melakukan tindakan di luar akal sehat manusia dan tidak memikirkan apakah ramalan itu benar akan terjadi atau tidak. Banyak diantara mereka yang berfoya-foya dan bersenang-senang menghabiskan harta mereka karena takut jika kiamat tiba nanti mereka tidak akan bisa menikmati hal semacam itu lagi.
            Meskipun banyak orang yang mempercayai begitu saja bahwa kiamat akan terjadi pada tanggal 21 Desember 2012, namun hal tersebut tidak terjadi pada Adam Maloof.  Ilmuwan geologi dari Princeton University ini tidak begitu saja mempercayai ramalan kelender Suku Maya yang menyebutkan bahwa dunia akan berakhir di tahun 2012 ini. Seperti yang terdapat pada film dokumenter berjudul 2012 The Final Prophecy, didalamnya berisi rekaman perjalanan Adam Maloof yang berusaha untuk mencari kebenaran tentang ramalan kalender Suku Maya tersebut.
0

BEBAS BERKICAU DI TWITTER


#bridgingcourse9

            Kita sekarang hidup dalam apa yang disebut Marchall Mc.Luhan sebagai lingkungan global (global village) (Prasetya,2005:9). Media komunikasi modern yang ada saat ini memungkinkan semua orang untuk berinteraksi dengan orang lain di berbagai belahan dunia. Salah satu media komunikasi yang saat ini populer adalah media sosial atau jejaring sosial. Saat ini banyak terdapat situs jejaring sosial yang memungkinkan penggunanya untuk bersosialisasi dengan orang lain. Salah satu dari situs jejaring sosial yang saat ini sedang digandrungi berbagai lapisan penduduk dunia adalah situs jejaring sosial yang bernama twitter.
            Twitter merupakan salah satu situs jejaring sosial yang ada di dunia yang tidak jauh berbeda dengan pendahulunya yaitu facebook dan friendster. Di situs jejaring sosial ini semua penggunanya bebas untuk mencurahkan apa yang ada di pikirannya ke dalam 140 karakter yang disediakan di twitter. Dengan segala fasilitas yang disediakan oleh twitter para pengguna memiliki kebebasan untuk berkicau. Para pengguna diberi kebebasan untuk menuliskan apapun yang ingin ditulis, mulai dari gagasan-gagasan yang dipunya, beriklan sampai curahan-curahan hati yang sebenarnya tidak perlu untuk dituliskan di twitter.
0

"PERSAHABATAN" MEDIA DENGAN TERORISME


#BridgingCourse8
            Beberapa waktu yang lalu sedang marak pemberitaan media mengenai terorisme di Solo. Baik media cetak, elektronik, maupun media online berlomba-lomba untuk memberitakan terorisme di Solo, mulai dari motif para pelaku terorisme hingga para pelaku terorisme yang belakangan diketahui masih duduk di sekolah menengah atas di Solo. Berbagai media lokal maupun nasional berlomba-lomba mendapat rating yang tinggi dari masyarakat yang haus informasi dengan memberitakan rentetan kejadian terorisme di Solo tersebut. Media online bahkan ada yang menerbitkan berita yang sama di hari yang berbeda dengan asumsi agar pembaca yang sebelumnya belum membaca bisa membaca pada hari tersebut.
            Pemberitaan media massa tentang terorisme yang terjadi di Solo beberapa waktu lalu atau secara umum tentang kegiatan terorisme di Indonesia terkadang sangat berlebihan. Media berusaha menampilkan berita tentang terorisme semenarik mungkin untuk menarik para konsumen media. Namun demikian media kadang tidak begitu memperhatikan kapasitas pemberitaan tentang terorisme tersebut. Media terkadang melupakan pentingnya fakta, tigkat keakuratan dan sudut pandang yang digunakan. Media terkadang melebih-lebihkan apa yang sebenarnya terjadi.
0

KORAN DIGITAL, TAMBAH PENGHASILAN BAGI SURAT KABAR HARIAN

#BridgingCourse7

Zaman sudah semakin maju, segala sesuatu yang berkaitan dengan kehidupan manusia semakin mudah didapat. Apalagi sekarang teknologi sudah sangat maju dengan segala bentuk pelayanan bagi masyarakat termasuk untuk urusan update berita sehari-hari.
Kemajuan dalam bidang teknologi tidak membuat para pengelola surat kabar harian bertahan dengan produk surat kabar cetaknya. Mereka mengembangkan produk surat kabar digital atau biasa disebut epaper. Dengan adanya surat kabar digital para pengelola surat kabar tidak hanya mengeluarkan produk dalam bentuk cetak namun juga menerbitkannya dalam bentuk softfile.
Dengan adanya surat kabar digital semakin mempermudah mereka yang sibuk dengan pekerjaannya sehingga tidak perlu memakan waktu banyak untuk membaca koran, hanya dengan membuka tablet pc atau ponsel mereka sudah bisa mengakses berita yang sama dnegan berita yang ditampilkan di surat kabar cetak.
4

NULIS DAPAT DUIT


#Bridgingcourse6

Banyak mahasiswa yang ingin mencari pekerjaan sambilan ketika kuliah. Alasan mereka untuk bekerja sambilan itu pun bermacam-macam, ada yang pengen mengisi waktu luang, ad yang pengen mencari tambahan uang saku, ada pula yang cuma ingin mencari pengalaman atau sekedar mencoba hal-hal baru. Namanya saja kerja sambilan atau biasa disebut kerja part time pastinya para mahasiswa tersebut hanya bekerja setengah hari atau sesuai dengan kesepakatan dengan si pemberi pekerjaan.
Banyak para mahasiswa yang ingin kerja part time namun bingung mau kerja apa, dimana, dan bagaimana prosedurnya. Itu merupakan pertanyaan yang wajar bagi mahasiswa, terutama bagi mereka yang baru saja terjun ke dunia perkuliahan atau baru pertama kali ingin merasakan kerja part time. Mereka yang belum berpengalaman biasanya meminta bantuan pada kakak angkatan atau teman-teman mereka yang sudah pernah atau sedang menjalani kerja part time.
Diantara banyak jenis pekerjaan yang bisa dikerjakan paruh waktu, ada beberapa jenis pekerjaan yang banyak diminati oleh para mahasiswa. Beberapa pekerjaan tersebut antara lain penjaga warnet, berjualan pulsa, menjadi reseller online shop, menjadi MC, sampai menyanyi di cafĂ© atau tempat hiburan lain. Diantara pekerjaan-pekerjaan yang biasa diminati para mahasiswa tersebut ada satu jenis kegiatan bisa disebut juga dengan pekerjaan yang tidak membutuhkan waktu banyak, tapi bisa mendatangkan uang banyak, yaitu menulis. Menulis di sini bukan sekedar nulis buku harian, nulis-nulis curhatan di buku, atau nulis surat cinta, melainkan menulis artikel, cerpen, ataupun puisi. Menulis yang dimaksud pun bukan hanya menulis untuk  sekedar konsumsi pribadi, melainkan menulis untuk konsumsi public dengan mengirimkan tulisan tersebut ke berbagai media massa.
Banyak para mahasiswa yang belum menyadari bahwa dengan menulis kita bisa mendapatkan uang, dengan cara mengirimkannya ke berbagai media cetak local maupun tingkat nasional. Honornya pun lumayan untuk sekedar menambah uang saku atau membeli barang-barang kebutuhan pribadi. Berikut ada beberapa daftar media cetak dan honor yang didapat ketika tulisan kita dimuat di media cetak tersebut.
·         Koran Kompas
Jika tulisan kita dimuat di Koran kompas honor yang kita dapat untuk opini atau artikel sekitar satu juta rupiah, jumlah yang lumayan bukan untuk mahasiswa.
·         Harian jawa Pos
Honor artikel yang dimuat di harian Jawa Pos ini lebih kecil dari Koran kompas yaitu sekitar Rp750.000,00.
·         The Jakarta Pos
Bagi kalian yang mahir berbahasa Inggris, bisa mencoba mengirimkan artikelnya ke media cetak ini. Honor yang didapat pun lumayan yaitu Rp800.000,00.
·         Koran Tempo
Bagi yang ingin mencoba peruntungan di Koran Tempo pun bisa dicoba, bayaran untuk artikel yang dimuat sekitar Rp600.000,00.
·         Koran Sindo(Seputar Indonesia)
Bagi yang suka menulis cerpen atau puisi bisa dicoba dikirim ke redaksi Koran Sindo, karena di sini tidak hanya menerima kiriman artikel tetapi juga cerpen dan puisi. Honor untuk cerpen yang dimuat sekitar Rp400.000, sedangkan untuk artikel honornya sama dengan cerpen.
·         Harian Republika
Honor artikel yang dimuat di harian republika ini sekitar Rp400.000,00

Banyak para mahasiswa yang mengeluh sulit untuk membuat tulisan yang layak dimuat di media cetak tersebut, mereka kadang merasa putus asa karena sudah berkali-kali mmengirimkan artikel ke beberapa media cetak namun tidak pernah dimuat sama sekali. Ada banyak factor yang menyebabkan tulisan tersebut tidak dimuat di media cetak tersebut, mungkin topic yang diangkat penulis kurang actual, ataupun cara penulisan penulis yang kurang begtu rapi.
Memang menulis agar bisa dimuat di media cetak tidak mudah, saya sendiri juga mengakuinya. Namun ada baiknya kita terus belajar dari kesalahan-kesalahan yang sudah pernah kita lakukan. Tidak rugi juga kan kalau kita terus belajar menulis, toh sebagai mahasiswa kita juga dituntut membuat skripsi yang notabene menuntut kita untuk bisa menulis sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah yang baik dan benar.
Dengan belajar menulis dan sering latihan menulis kita bisa mengasah kemampuan kita menulis. Selain itu rajin-rajin juga untuk mengirim tulisan kita ke berbagai media cetak, siapa tahu jika tulisan kita memang layak untuk dimuat dan kita bisa mendapatkan uang dari hasil pemikiran kita. Selamat mencoba.
0

Menulis, Cara Lain Berkomunikasi

#bridgingcourse5
 
Komunikasi merupakan hal yang sangat penting bagi setiap individu. Tanpa komunikasi seseorang tidak akan bisa menyampaikan apa yang menjadi keinginannya dan apa yang dipikirkannya. Tanpa komunikasi juga seseorang tidak akan bisa menjalin hubungan dengan orang lain. Tanpa adanya komunikasi dunia ini akan terasa sepi, karena tidak ada orang-orang yang berbicara satu sama lain, tidak ada pula tulisan-tulisan di media. Dan secara ideal dapat dikatakan, manusia tidak dapat hidup tanpa melakukan aktivitas komunikasi(Prajarto,2006:vi).
Setiap individu mempunyai cara tersendiri untuk berkomunikasi dengan orang lain. Individu yang memiliki kondisi normal bisa melakukan komunikasi dalam bentuk cara apapun, mereka bisa membicarakan apapun yang mereka inginkan kepada orang lain. Mereka juga bisa saling berkirim surat kepada saudara atau teman yang jauh dari mereka. Bahkan bahasa tubuh mereka pun bisa menjadi sarana untuk berkomunikasi dengan orang lain.
Menulis bisa menjadi salah satu cara untuk berkomunikasi. Menulis juga bisa digunakan sebagai sarana penyampaian pesan penulis kepada orang lain. Dengan menulis kita bisa ngobrol dengan orang lain. Kita juga bisa bercanda, bahkan dengan menulis kita bisa membicarakan sesuatu yang penting dengan rekan bisnis kita. Ide-ide kita juga bisa kita tuangkan dalam bentuk tulisan, dari sekedar menulis buku harian, menulis cerpen, menulis puisi, atau menulis apapun yang ada di pikiran kita.
Banyak orang yang menganggap menulis itu tindakan yang sulit dilakukan dan banyak orang yang tidak suka melakukan hal tersebut. Banyak alasan yang mereka kemukakan antara lain tidak adanya bahan untuk ditulis, tidak adanya waktu untuk menulis, banyak juga yang menganggap menulis itu tidak bermanfaat dan hanya membuang-buang waktu. Pernahkah kalian bayangkan ketika akan melamar pekerjaan apa yang pertama kali kalian lakukan? Mengirimkan CV ke perusahaan tempat kalian akan melamar pekerjaan bukan? Tidak sadarkah bahwa sebelum mengirimkan CV kita harus menulis CV tersebut  terlebih dahulu. Tidak mungkin bukan CV tersebut ada dengan sendirinya tanpa kita menulisnya. Penulisan CV tersebut juga menjadi sarana komunikasi yang pertama kali antara pelamar pekerjaan dengan manajer personalia sebelum tahap selanjutnya jitu tahp wawancara. Dari contoh di atas, sebagai seorang individu mau tidak mau kita akan melakukan kegiatan yang bernama menulis. Contoh di atas juga membuktikan bahwa komunikasi dalam bentuk tulisan lebih dahulu dilakukan daripada komunikasi ddalam bentuk verbal.
Komunikasi sangat diidentikan dengan aktivitas berbicara, padahal aktivitas komunikasi dapat dilakukan dengan menulis juga. Dua hal tersebut, menulis dan berbicara sangat diperlukan dalam aktivitas komunikasi. Jika banyak orang yang mengatakan lebih mudah untuk berbicara daripada menulis, mereka hanya kurang terbiasa dalam melakukan kegiatan menulis. Bagi orang yang suka menulis akan mengatakan hal yang sama pula karena mereka tidak terbiasa berbicara di depan umum. Pada kenyataannya menulis lebih mencakup banyak hal, apalagi dalam berkomunikasi dengan orang lain. Mereka yang sering berbicara di depan umum, ketika belajar berbicara kebanyakan dari mereka akan menuliskan terlebih dahulu apa yang akan mereka sampaikan pada para pendengarnya, jika apa yang mereka tuliskan menarik, maka akan menarik perhatian para pendengar, begitu pula sebaliknya. Jadi pada dasarnya seorang pembicara yang baik pun dituntut harus bisa menulis.
Ayo belajar menulis! Mungkin ajakan tersebut akan diabaikan begitu saja bagi sebagian orang. Pernahkah kalian bayangkan ketika tiba-tiba Tuhan mengambil pendengaran kalian sehingga kalian tidak bisa mendengar lagi? Jika hal tersebut terjadi, bagaimana kalian akan berkomunikasi dengan orang tua, adik, kakak, juga teman-teman kalian? Mungkin kalian akan menjawab dengan bahasa tubuh. Apakah setiap orang bisa mengerti bahasa tubuh yang kita lakukan? Tidak. Satu-satunya cara yang paling efektif digunakan untuk berkomunikasi adalah dengan menulis. Dengan menulis kita bisa menyampaikan pesan kepada orang lain dengan mudah, dengan sedikit hambatan. Kita juga bisa mengirimkan pesan kepada teman-teman kita melalui tulisan.
Orang mengidentikkan menulis dengan aktivitas yang menjemukan dan membosankan. Mereka beranggapan menulis harus sesuai dengan kaidah-kaidah penulisan yang ada. Memang benar pernyataan tersebut, namun tidak semua tulisan harus demikian. Ketika kita menulis buku harian, kita tidak perlu memperhatikan kaidah-kaidah penulisan, kita bebas mau nulis dalam bentuk apapun dan dalam bahasa yang kita mau. Penulisan yang menggunakan kaidah-kaidah penulisan biasanya merupakan tulisan yang resmi ataupun dalam bentuk tulisan ilmiah. Namun demikian tulisan-tulisan resmi atau tulisa-tulisan dalam format ilmiah akan menjadi mudah dilakukan ketika kita terbiasa latihan dan sering menulis.
Komunikasi tidak harus dengan aktivitas berbicara. Kalimat tersebut menjadi penting mengingat kita juga perlu menulis untuk aktivitas nonverbal. Ketika kita menjadi pembicara yang baik namun kita tidak bisa menulis kita akan mendapat nilai minus dimata rekan yang lain, begitu pula sebaliknya ketika kita pandai menulis namun tidak begitu menarik ketika tampil berbicara kita akan kurang mendapat perhatian dari orang lain. Oleh karena itu, agaimanapun kita harus menguasai kedua cara berkomunikasi tersebut agar kita bisa berkomunikasi dengan baik kepada orang lain.
0

Gadget, ‘orang tua’ baru bagi anak


Gadget, ‘orang tua’ baru bagi anak
#BridgingCourse04

“Zaman ini sudah zaman modern, ngga gaul kalau ngga punya iphone”. Itulah kata-kata orang yang termakan perkembangan zaman. Memang tidak ada salahya mengikuti perkembangan zaman, tetapi itu semua harus dikondisikan dengan kebutuhan dan juga keuangan yang dimiliki. Jangan hanya karena ingin mempunyai iphone atau gadget lain yang tercanggih lantas menomorduakan kebutuhan lain yang lebih penting.
Bagi para mereka yang berduit, selalu mengikuti perkembangan dunia teknologi tidak menjadi masalah. Banyak diantara mereka yang hampir setiap ada produk gadget terbaru pasti membeli. Mereka yang selalu  update gadget terbaru tersebut mempunyai berbagai alasan, ada yang karena tuntutan pekerjaan namun ada pula yang hanya untuk gaya-gayaan. Tak jarang dari mereka  juga memanjakan anak-anak mereka dengan berbagai gadget keluaran terbaru dengan asumsi agar anak-anak mereka tidak ketinggalan zaman.
Peran orang tua dalam pembentukan kepribadian anak sangat besar, orang tua seharusnya lebih mengedepankan hubungan dan komunikasi intens kepada sang anak daripada memanjakan anak dengan berbagai teknologi canggih yang ada saat ini. Anak-anak yang mendapat perhatian lebih dari orang tuanya akan menjadi pribadi yang mempunyai rasa peka yang lebih daripada anak-anak yang kurang mendapat perhatian dari orang tuanya. sebuah penelitian menunjukkan bahwa anak-anak yang menghabiskan terlalu banyak waktu di depan televisi atau bermain video game akan mengalami kesulitan dalam memfokuskan pikiran mereka terhadap kegiatan akademikdi sekolah. Mereka yang kurang mendapat perhatian dari orang tuanya juga cenderung lebih mengabaikan lingkungan sekitarnya dan kurang peduli terhadap sesama. Hal ini dikarenakan mereka yang terbiasa dimanja dengan gadget pemberian orang tuanya lebih sibuk dengan gadget mereka, sehingga terkesan kurang peduli dengan sekitarnya.
Kebanyakan orang tua saat ini sibuk bekerja dan kurang meluangkan waktu untuk anak-anak mereka. Mereka berdalih bahwa mereka bekerja juga untuk anak-anak mereka kelak.  Memang benar ungkapan mereka, namun bukan hanya kebutuhan materi saja yang harus dipenuhi, kebutuhan psikologis anak juga harus diperhatikan. Secara materi anak-anak tersebut sangat tercukupi, namun secara psikologis mereka sangat kurang kerena kurang mendapat perhatian dari orang-tua mereka. Sehari-hari mereka hanya bergelut dengan kesibukan mereka sendiri dan waktu untuk berkumpul bersama orang tua mereka sangat sedikit. Mirisnya ada sebagian dari mereka yang hanya bertatap muka dengan orang tuanya kurang lebih dua puluh menit dari dua puluh empat  jam sehari. Jika kondisi yang demikian terus-menerus terjadi maka komunikasi dan hubungan antara orang tua dan anak akan semakin renggang.
Pengaruh dari pemanjaan teknologi oleh orang tua kepada anak juga sangat besar. Anak pun merasa gadget mereka lebih penting  daripada urusan bertemu dengan orang tua mereka. Anak-anak menjadi sering beralasan ketika diajak keluar oleh orang tua mereka. Bahkan dalam banyak kasus gadget tersebut mengambil alih fungsi orang tua anak tersebut. Dalam suatu penelitian yang meminta anak-anak usia 4-6 tahun untuk memilih antara menonton televisi atau menghabiskan waktu dengan ayah mereka didapat hasil yang cukup memprihatinkan karena lebih dari setengah dari mereka lebih memilih untuk menonton televisi. hal yang sama juga terjadi pada para orang tua yang kecanduan teknologi, mereka hanya menghabiskan kurang lebih tiga menit untuk berbincang secara intens dengan anak-anak mereka.  Gadget-gadget yang seharusnya digunakan untuk hal-hal yang lebih penting beralih fungsi menjadi teman anak sepanjang hari dan menggantikan peran orang tua mereka. Dengan gadget-gadget penberian orang tua mereka anak-anak merasa mendapat orang tua baru. Apalagi dengan gadget tersebut mereka bisa dengan leluasa mengakses ke berbagai situs jejaring sosial. Dengan mudahnya akses ke jejaring sosial ini semakin menenggelamkan anak dalan dunia maya dan semakin membutakan anak terhadap keadaan di sekitarnya. Bahkan ironisnya anak-anak tersebut lebih terbiasa dan sering mengungkapkan apa yang terjadi pada diri mereka di jejaring sosial tersebut. Tidak jarang diantara mereka yang lebih memilih curhat di jejaring sosial daripada mencurahkan isi hatinya kepada orang tua mereka.
 Selain dampak buruk diatas, ketergantungan terhadap teknologi juga memicu tindak kekerasan pada anak. banyak acara televisi atau game yang menampilkan adegan-adegan yang tidak seharusnya ditonton oleh anak-anak. survei dari perusahaan Nelson AC mengatakan bahwa pada anak-anak yang telah lulus sekolah dasar telah menyaksikan 8000 pembunuhan, hal tersebut dikarenakan anak-anak belum dapat dengan mudah membedakan motif kekerasan belajar dengan mengamati dan meniru.
Dengan melihat fenomena-fenomena di atas seharusnya para orang tua lebih bijaksana dalam pemenuhan kebutuhan teknologi anak-anak mereka. Jangan sampai peran orang tua tergantikan oleh gadget yang dimiliki anak.


referensi:
http://translate.google.co.id/translate?hl=id&langpair=en|id&u=http://www.personal.psu.edu/djw5068/assignment%25205.html
0

Dari Masyarakat, Oleh Masyarakat, Untuk Masyarakat #Bridgingcourse03



 DARI MASYARAKAT. OLEH MASYARAKAT, UNTUK MASYARAKAT
Organisasi kepemudaan di Negara Indonesia saat ini sudah sangat banyak, namun tidak semua organisasi tersebut tetap eksis di masyarakat. Menurut Robbins organisasi diartikan sebagai kesatuan sosial yang dikoordinasikan secara sadar dengan sebuah batasan yang relative dapat diidentifikasi yang bekerja atas dasar yang relatif terus-menerus unuk mencapai tujuan bersama. Dari banyaknya organisasi pemuda di Indonesia saat ini, organisasi yang masih tetap eksis hingga saat ini salah satunya karang taruna. Organisasi karang taruna memang salah satu organisasi pemuda yang paling populer hingga saat ini dan terdapat di hampir setiap desa di Indonesia. Tiulisan ini bertujuan membahas mengenai organisasi karang taruna di Indonesia, yaitu karang taruna Jaya Kusuma di desa Singosaren, kecamatan Banguntapan, kabupaten Bantul, DIY. Tulisan ini akan membahas sedikit tentang bagaimana sejarah karang taruna Jaya Kusuma, bagaimana struktur organisasinya, apa saja program kerjanya, dan bagaimana antusiasme masyarakat terhadap karang taruna Jaya Kusuma tersebut.
Karang taruna adalah organisasi kepemudaan di Indonesia. Karang taruna merupakan wadah pengembangan generasi muda nonpartisan, yang tumbuh atas dasar kesadaran dan rasa tanggung jawab sosial dari, oleh dan untuk masyarakat khususnya generasi muda di wilayah desa/ kelurahan atau komunitas sosial sederajat, yang terutama bergerak di bidang kesejahteraan sosial. Salah satu organisasi karang taruna di Indonesia yang masih eksis hingga saat ini adalah karang taruna Jaya Kusuma. Karang taruna Jaya Kusuma berdiri tahun 1984 bertempat di Desa Singosaren, Kecamatan Banguntapan, Kabupaten Bantul, DIY. Karang taruna Jaya Kusuma berada pada kondisi masyarakat sub urban yaitu perpindahan antara desa dan kota, namun kegotongroyongan masyarakat masih sangat bagus.
Sebagaimana organisasi-organisasi lainnya. Karang taruna Jaya Kusuma juga mempunyai struktur organisasi. Struktur organisasinya meliputi: ketua, bendahara, sekertaris, seksi-seksi dan pada tiap seksi mempuyai koordinator seksi. Seksi-seksi yang ada pada karang taruna Jaya Kusuma antara lain: Seksi Humas, Seksi usaha kesejahteraan sosial, Seksi lingkungan hidup, Seksi olahraga dan seni, Seksi kerohanian,dll. Pada struktur organsasi karang taruna Jaya Kusuma tidak ada wakil ketua karena dianggap tidak efektif. Fugsi wakil ketua tersebut dijalankan oleh koordinator seksi bidang masing-masing. Karena banyak bidang yang diperlukan dalam menjalankan program kerja karang taruna Jaya Kusuma, maka tidak mungkin hanya satu orang yang mengurusi semua bidang tersebut.
Ketua karang taruna Jaya Kusuma saat ini dijabat oleh Mbak Lisa Lindawati. Mbak Lisa masih berstatus sebagai seorang mahasiswa sekolah pascasarjana di Universitas Gadjah Mada dengan jurusan Ilmu Komunikasi. Sebelum menjadi ketua Mbak Lisa menjabat sebagai sekertaris pada tahun 2009. Mbak Lisa mengikuti karang taruna tersebut karena merasa mempunyai tanggung jawab sosial kepada msyarakat. Visi dan misi mbak Lisa yang baru saja menjabat sebagai ketua adalah memberikan akses kemudahan pendidikan tinggi bagi masyarakat, mengusahakan akses informasi seluas-luasnya, dan memajukan sektor ekonomi dengan usaha ekonomi produktif.
Setiap  organisasi yang ada di masyarakat pasti memiliki program kerja, begitu pula dengan karang taruna Jaya Kusuma.  Karang taruna Jaya Kusuma mempunyai program kerja memberikan kesempatan masyarakat memperoleh pendidikan di semua usia dengan mendirikan sanggar sinau bareng, mendirikan pojok baca dengan pengetahuan di segala bidang. Program kerja tersebut dilaksanakan dengan fokus kesejahteraan sosial, usaha ekonimi produktif, dan rekreasi. Program kerja yang sedang berlangsung saat  ini adalah optimalisasi sanggar sinau bareng yang sudah ada di desa Singosaren. Desa Singosaren merupakan salah satu desa yang masyarakatnya kurang sadar terhadap arti pentingnya pendidikan. Oleh karena itu karang taruna Jaya Kusuma juga giat dala menyosialisasikan program kejar paket B dan kejar paket C. Untuk kejar paket B tidak dipungut biaya sama sekali, sedangkan untuk kejar paket C dipugut biaya Rp15.000,00 setiap bulannya. Pengajar di sanggar sinau bareng dan kejar paket tersebut berasal dari penduduk desa Singosaren yang berprofesi sebagai guru karena prinsip karang taruna Jaya Kusuma adalah dari masyarakat, oleh masyarakat, dan untuk masyarakat. Namun demikian tidak jarang sanggar sinau bareng mengundang pengajar dari luar untuk memberikan pendidikan yang tidak bisa diberikan oleh para pengajar desa Singosaren.
Program kerja karang taruna Jaya Kusuma tidak akan berjalan dengan lancar tanpa ada anggaran biaya. biaya yang digunakan oleh karang taruna Jaya Kusuma berasal dari empat sumber yaitu alokasi dana desa, swadaya pengurus, donasi masyarakat sekitar dan para investor  di desa Singosaren, dan hasil ekonomi produktif.
Sebagai organisasi pemuda di lingkup pedesaan, kegiatan karang taruna Jaya Kusuma adalah sebagai partner dari pemeritah untuk menyelesaikan masalah kesejahteraan sosial di level kelurahan atau desa. Sebagaimana organsasi lainnya, karang taruna Jaya Kusuma juga beranggotakan para pemuda yang tidak lepas dari permasalahan. Setiap permasalahan yang terjadi di dalam lingkup karang taruna Jaya Kusuma diselesaikan oleh semua anggotanya yang ikut berperan aktif  dalam karang taruna tersebut. Karang taruna Jaya Kusuma selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk mesyarakat desa Singosaren, namun tidak jarang dalam pelaksanaan program kerjanya mendapat pro kontra dari masyarakat. Meskipun demikian banyak masyarakat dan pemuda yang merasa bahagia saat berpartisipasi dengan kegiatan yang diadakan oleh karang taruna Jaya Kusuma, mereka sangat antusias terhadap kegiatan-kegiatan yang diadakan oleh karang taruna Jaya Kusuma.
Sebagai organisasi karang taruna yang sudah berdiri sejak tahun 1984, karang taruna Jaya Kusuma selalu berusaha memberikan yang terbaik untuk masyarakat desa Singosaren dengan berbagai program kerja yang dilaksanakan seperti sanggar sinau bareng dan pojok baca. Dengan program-program kerja tersebut diharapkan antusiasme masyarakat dalam mengikuti kegiatannya lebih besar dari partisipasi dalam kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan sebelumnya untuk mewujudkan masyarakat yang lebih maju dan lebih melek pendidikan.






Daftar pustaka
Karang taruna, http//www.id.m.wikipedia.org/wiki/karang_taruna, diakses tanggal 7 September 2012
Sosiologi dan Pendidikan, http//pendidikan-sosiologi.blogspot.com/2011/06/makalah-sosioligi-organisasi-organisasi.html?m=1, diakses tanggal 7 September 2012
 
Copyright © Coretan Pena