NULIS DAPAT DUIT


#Bridgingcourse6

Banyak mahasiswa yang ingin mencari pekerjaan sambilan ketika kuliah. Alasan mereka untuk bekerja sambilan itu pun bermacam-macam, ada yang pengen mengisi waktu luang, ad yang pengen mencari tambahan uang saku, ada pula yang cuma ingin mencari pengalaman atau sekedar mencoba hal-hal baru. Namanya saja kerja sambilan atau biasa disebut kerja part time pastinya para mahasiswa tersebut hanya bekerja setengah hari atau sesuai dengan kesepakatan dengan si pemberi pekerjaan.
Banyak para mahasiswa yang ingin kerja part time namun bingung mau kerja apa, dimana, dan bagaimana prosedurnya. Itu merupakan pertanyaan yang wajar bagi mahasiswa, terutama bagi mereka yang baru saja terjun ke dunia perkuliahan atau baru pertama kali ingin merasakan kerja part time. Mereka yang belum berpengalaman biasanya meminta bantuan pada kakak angkatan atau teman-teman mereka yang sudah pernah atau sedang menjalani kerja part time.
Diantara banyak jenis pekerjaan yang bisa dikerjakan paruh waktu, ada beberapa jenis pekerjaan yang banyak diminati oleh para mahasiswa. Beberapa pekerjaan tersebut antara lain penjaga warnet, berjualan pulsa, menjadi reseller online shop, menjadi MC, sampai menyanyi di cafĂ© atau tempat hiburan lain. Diantara pekerjaan-pekerjaan yang biasa diminati para mahasiswa tersebut ada satu jenis kegiatan bisa disebut juga dengan pekerjaan yang tidak membutuhkan waktu banyak, tapi bisa mendatangkan uang banyak, yaitu menulis. Menulis di sini bukan sekedar nulis buku harian, nulis-nulis curhatan di buku, atau nulis surat cinta, melainkan menulis artikel, cerpen, ataupun puisi. Menulis yang dimaksud pun bukan hanya menulis untuk  sekedar konsumsi pribadi, melainkan menulis untuk konsumsi public dengan mengirimkan tulisan tersebut ke berbagai media massa.
Banyak para mahasiswa yang belum menyadari bahwa dengan menulis kita bisa mendapatkan uang, dengan cara mengirimkannya ke berbagai media cetak local maupun tingkat nasional. Honornya pun lumayan untuk sekedar menambah uang saku atau membeli barang-barang kebutuhan pribadi. Berikut ada beberapa daftar media cetak dan honor yang didapat ketika tulisan kita dimuat di media cetak tersebut.
·         Koran Kompas
Jika tulisan kita dimuat di Koran kompas honor yang kita dapat untuk opini atau artikel sekitar satu juta rupiah, jumlah yang lumayan bukan untuk mahasiswa.
·         Harian jawa Pos
Honor artikel yang dimuat di harian Jawa Pos ini lebih kecil dari Koran kompas yaitu sekitar Rp750.000,00.
·         The Jakarta Pos
Bagi kalian yang mahir berbahasa Inggris, bisa mencoba mengirimkan artikelnya ke media cetak ini. Honor yang didapat pun lumayan yaitu Rp800.000,00.
·         Koran Tempo
Bagi yang ingin mencoba peruntungan di Koran Tempo pun bisa dicoba, bayaran untuk artikel yang dimuat sekitar Rp600.000,00.
·         Koran Sindo(Seputar Indonesia)
Bagi yang suka menulis cerpen atau puisi bisa dicoba dikirim ke redaksi Koran Sindo, karena di sini tidak hanya menerima kiriman artikel tetapi juga cerpen dan puisi. Honor untuk cerpen yang dimuat sekitar Rp400.000, sedangkan untuk artikel honornya sama dengan cerpen.
·         Harian Republika
Honor artikel yang dimuat di harian republika ini sekitar Rp400.000,00

Banyak para mahasiswa yang mengeluh sulit untuk membuat tulisan yang layak dimuat di media cetak tersebut, mereka kadang merasa putus asa karena sudah berkali-kali mmengirimkan artikel ke beberapa media cetak namun tidak pernah dimuat sama sekali. Ada banyak factor yang menyebabkan tulisan tersebut tidak dimuat di media cetak tersebut, mungkin topic yang diangkat penulis kurang actual, ataupun cara penulisan penulis yang kurang begtu rapi.
Memang menulis agar bisa dimuat di media cetak tidak mudah, saya sendiri juga mengakuinya. Namun ada baiknya kita terus belajar dari kesalahan-kesalahan yang sudah pernah kita lakukan. Tidak rugi juga kan kalau kita terus belajar menulis, toh sebagai mahasiswa kita juga dituntut membuat skripsi yang notabene menuntut kita untuk bisa menulis sesuai dengan kaidah penulisan ilmiah yang baik dan benar.
Dengan belajar menulis dan sering latihan menulis kita bisa mengasah kemampuan kita menulis. Selain itu rajin-rajin juga untuk mengirim tulisan kita ke berbagai media cetak, siapa tahu jika tulisan kita memang layak untuk dimuat dan kita bisa mendapatkan uang dari hasil pemikiran kita. Selamat mencoba.

5 komentar:

Kalila Firda mengatakan...

saya sudah kirim email di emailnya jawa pos kok belum ada tanggapan ya?

Alfiah Nur Fauziah mengatakan...

Thanks infonya kak. Mw tanya kak, dengan fee yg diberikan oleh kompas dan the jakarta post, kriteria penulisan'y bgmana dan berapa tulisan yg harus dibuat. makasih ya kak.

Muhammad Akbar al Akbar mengatakan...

.

addyn mengatakan...

mantap

Novita Valentina Siringoringo mengatakan...

terimakasih gan atas infonyaaa !!:)

Posting Komentar

 
Copyright © Coretan Pena